Rabu, 01 Oktober 2014

Infertilitas bisa membuat perempuan depresi?

Kunjungi mesin peniris minyak. Infertilitas/ketidaksuburan ialah gangguan kshatn reprduksi yg tak bisa dilihat scra kasat mata. Baik laki-laki ataupun perempuan bisa mnglaminya.

Bagi pasangan yg telah menikah, infertilitas bisa bikin mrka stres. trtma bg perempuan yg mnglaminya. Tekanan dr brbgai mcm pihak dpt mmberikn beban pikiran utk mrka yg brujung pd depresi.

"sbnrnya saat mslh infertilitas diketahui, tekanan dr pihak luarlah yang dapat bikin perempuan depresi. bbrp kata-kata yg sbnrnya hnylah gurauan bisa bikin mrka mrsa sensitif. mrka mjd tak prcy diri & kehlgan fkus akn tujuan hidup mrka yg lainnya. Seakan tak bisa mempunyai anak scra alami sngtlah menyiksa," kata Dr Sofia Gameiro dr Cardiff University.

"Kita hidup dlm msyrkt dmn mempunyai anak ialah sumber kebahagiaan yg paling besar. pdhl mempunyai anak pun tak bisa menjamin kebahagiaan kita seutuhnya. Hal itulah yg sbnrnya mesti ditekankan pd mrka yg tak subur. mrka mesti ttap termtvsi utk mnjlnkan hidup mrka dg normal," katanya.

merdeka.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar